kwvwCjc9JlPxMerN0XtrFqINgoPtZhLVJN2mDQFb

Cara Membedakan Charger ASUS Asli dan Palsu (MUDAH!)

 Cara Membedakan Charger Asus Asli dan Palsu

Apakah kalian pemilik smartphone atau laptop merk Asus? Jika iya, pastikan tahu bagaimana cara membedakan charger asus asli dan palsu. Sebab, saat ini banyak banget charger imitasi yang mudah rusak bahkan error ketika digunakan.

Sebenarnya, cara membedakan charger asus asli dan palsu itu sangat mudah. Kalian hanya perlu memperhatikan bagian-bagian fisik yang ada di charger tersebut.

Perbedaan Charger Asus Ori dan KW

Agar tahu apakah charger Asus yang Kalian beli itu Asli atau palsu, perhatikan lima hal di bawah ini:

1. Cara Membedakan Charger Asus Asli dan Palsu: Harga Charger

Ketika kalian membeli charger Asus, pelayan pasti menawarkan beberapa pilihan. Kalian perlu melihat semua pilihan tersebut dan menanyakan harganya.

Jika Kalian ingin beli charger Asus yang ori, lihat harga yang paling tinggi terlebih dahulu. Harga adalah patokan mutlak sebuah produk. Ada harga ada kualitas!

Cara Membedakan Charger Asus Asli dan Palsu

Rata-rata harga charger ori untuk Hp asus adalah lebih dari Rp50.000,- Di bawah harga tersebut, anggap saja produk KW atau imitasi.

Sedangkan untuk Charger laptop, harga charger Asus di rentang harga Rp200.000,- s/d Rp300.000,- Kurang di angka tersebut anggap saja KW. Mudah bukan?

2. Cara Membedakan Charger Asus Asli dan Palsu: Cek Berat Charger

Cara membedakan charger asus asli dan palsu selanjutnya adalah menimbang berat. Kenapa berat bisa menentukan asli tidaknya charger Asus?

Dari berbagai pengalaman yang dirasakan pengguna produk Asus, charger yang berat adalah charger asli. Sebab didalamnya ada komponen asli dari pabrik asus.

Cara Membedakan Charger Asus Asli dan Palsu

Berat di sini adalah berat yang wajar. Bukan berarti semakin berat semakin original. Sebab, beberapa penjual kadang memanipulasi komponen dalam charger agar terasa berat ketika dipegang.

Cara ini mungkin sulit dilakukan pada charger laptop Asus. Sebab, rata-rata charger laptop memiliki berat yang hampir sama. Entah itu charger Ori maupun yang KW.

3. Cara Membedakan Charger Asus Asli dan Palsu: Perhatikan Informasi Charger

Setiap charger ataupun merk elektronik apapun pasti memiliki informasi detail. Semua keterangan bisa dibaca di permukaan charger tersebut. Baik laptop maupun smartphone.

Cara Membedakan Charger Asus Asli dan Palsu


Cara gampang cek keaslian charger dengan metode ini adalah dengan membandingkan informasi charger asli. Jadi, Kalian perlu membawa charger asli ketika membeli charger yang baru.

Setidaknya, ada beberapa hal yang perlu Kalian perhatikan:

·         Charger original pasti memiliki informasi Revisi (entah REV:A02 ataupun REV:A03)

·         Selain itu, perhatikan input dan output daya

·         Produk charger KW bianya hanya memiliki keterangan CH atau CN

Isi keterangan charger smartphone maupun charger laptop hampir sama. Sehingga, mudah dideteksi jika Kalian membawa produk ori dari charger Asus.

4. Cara Membedakan Charger Asus Asli dan Palsu: Bentuk dan Bahan Charger


Beberapa hal yang perlu Kalian perhatikan ketika melihat bentuk charger Asus adalah:

·         Kemasan yang gambarnya sesuai produk asli

·         Fisik charger (mulai dari sudut dan lekukan)

·         Kabel Charger ori itu lentur dan tidak keras

·         Bahan dasar charger Asus Ori bukan dari plastik

Empat hal di atas perlu Kalian cermati. Sebab, antara asus Ori maupun KW hampir memiliki ciri yang sama. Cocokkan semua bentuk fisik dari charger yang original dengan charger yang hendak Kalian beli.

5. Cara Membedakan Charger Asus Asli dan Palsu: Keberadaan Garansi

Sebelum memutuskan untuk membeli satu produk charger Asus, jangan lupa tanyakan masalah garansi. Kenapa hal ini penting?

Setiap produk asus yang original pasti memiliki masa garansi. Hal tersebut merupakan ketentuan dari perusahaan Asus itu sendiri.


Untuk produk Charger (entah laptop maupun smartphone), jangka waktu garansi rata-rata adalah 6-12 bulan setelah pembelian. Jika penjual tidak memberikan garansi, anggap saja produk tersebut adalah KW atau Palsu.

Garansi resmi biasanya ada keterangan di dalam box kardus nya. Maka dari itu, hal tersebut agar Kalian bisa melihat mana charger asus yang asli dan yang palsu.

Kenapa Harus Memilih Charger yang Ori?

Banyak orang malah mencari charger yang KW, alasannya harganya lebih murah. Padahal hal tersebut adalah sebuah kesalahan. Kenapa?

Charger Palsu Bisa Merusak Baterai

Jika Kalian membeli charger yang KW atau imitasi, input serta output daya bisa saja tidak sesuai. Sehingga bukan mustahil hal tersebut bisa membuat baterai laptop atau smartphone Kalian cepat rusak.

Jika bukan baterai, bagian IC juga bisa saja rusak. Sebab, daya yang berlebih atau tidak sesuai dengan kebutuhan bisa membuat device mengalami kerusakan. Malah beberapa charger memberikan tidak bisa mengisi daya dengan baik.

Charger Palsu Bikin Komponen Rusak

Entah untuk laptop maupun Hp, charger palsu sangatlah buruk bagi komponen di dalamnya. Arus listrik yang tidak stabil, bisa menyebabkan komponen cepat aus.

Sangat buruk efeknya jika komponen tersebut rusak dan akhirnya device Kalian tidak berfungsi. Maka dari itu informasi mengenai cara membedakan charger asus asli dan palsu sangatlah penting untuk dipahami.

Charger Palsu Tidak Awet

Alasan kedua kenapa harus memilih charger Ori adalah masalah keawetan. Produk imitasi dinilai tidak awet. Sebab, komponen-komponen charger tidak sesuai dengan produk hp atau laptopnya, sehingga membuat charger lebih cepat aus dan rusak.

Charger palsu memang murah, namun jika tidak awet. Bisa dikatakan Kalian hanya buang-buang uang saja membeli charger KW. Maka dari itu, lebih baik beli charger yang ori sekalian agar bisa digunakan lama tanpa harus beli lagi.

Penutup

Itulah beberapa trik cara membedakan charger Asus asli dan palsu yang bisa Kalian lakukan. Jika Kalian ingin beli charger baru, pastikan pilih yang original agar smartphone atau laptop Kalian tetap awet dan sehat dengan suplai listrik yang baik.

Related Posts
Arif Santoso
Been becoming a blogger for 6 years, but still lack experience compared with blogger gurus out there.

Related Posts

Posting Komentar