kwvwCjc9JlPxMerN0XtrFqINgoPtZhLVJN2mDQFb

Review E Commerce Shopee: Review jujur dari saya

review e commerce shopee

Perusahaan E Commerce kelahiran tahun 2015 ini sudah dikenal oleh banyak orang, terutama pecinta kegiatan online shopping. Dari fenomena tersebut, artikel ini hadir untuk memberi review e commerce Shopee.


Review ecommerce Shopee ini meliputi beberapa hal penting seperti, pengalaman pribadi menggunakan Shopee, segi keamanan, rentang harga, sampai barang yang dijual di sana.

Untuk review e-commerce Shopee lebih lanjut, silakan cek bagian selanjutnya....


Shopee: Marketplace paling merakyat


Tak terbantahkan! Dilansir dari Iprice.co.id, Shopee merupakan marketplace yang paling ramai dikunjungi di Indonesia. Popularitas ini tentu tidak datang begitu saja.

Shopee mendapatkan popularitas ini karena harga barang di sana relatif lebih murah. Saya sendiri telah melakukan komparasi dari berbagai marketplace ternama di Indonesia dan terbukti, Shopee menyediakan barang dengan harga yang paling murah di antara yang lain.

Yang lebih hebat lagi dari Shopee, sangat ramah dengan semua kalangan. Akan saya jelaskan pada bagian selanjutnya....

Popularitasnya di Mesin Pencarian

Popularitas dari Shopee itu bukan cuma omongan belaka! Bisa dibuktikan dari data berikut ini:

Data tersebut menjelaskan kalau jumlah pencarian *organik Shopee sangat tinggi apabila dibandingkan dengan E-Commerce lainnya.

Bisa diperhatikan dari grafik tersebut kalau grafiknya sempat menyentuh angka 120 juta dalam rentang waktu 2 tahun dan kini berada di sekitar 80 juta.

Lebih jauh, grafik Competitive Positioning Map di atas juga cukup menjelaskan kalau pencarian *organik Shopee berada di nomor 2 setelah tokopedia.
Trafik Organik: Kunjungan yang terjadi tanpa melalui perantara iklan. Biasa terjadi karena pengunjung mengklik link organik Shopee di halaman hasil pencarian (link yang muncul di halaman hasil pencarian tanpa bantuan iklan).

Sebagai kesimpulan dari pembahasan popularitas di mesin pencarian, data berikut ini menjelaskan cukup jelas kalau Shopee sangat mendominasi mesin pencarian di kedua aspek: pencarian berbayar dan organik.

Bahkan selisihnya sangat jauh dari kompetitor-kompetitor di bawahnya.

Iklan-Iklannya yang Menggigit 

Saya yakin semua orang setuju dengan aspek yang satu ini, dan saya yakin ini adalah penyebab Shopee memiliki trafik berbayar sebesar itu.

Yap! Itu semua karena iklan-iklannya yang kreatif dan menggigit.

Iklan-iklan yang dibuat Shopee bisa dikatan berhasil mem-prank banyak orang termasuk saya sendiri. Iklan yang saya maksud adalah iklan ini...

...jika dilihat sepintas, pose tersebut sangat mirip dengan pose yang dilakukan oleh penyanyi ternama Bruno Mars.
Tapi siapa sangka kalau sosok di balik gambar tersebut ternyata adalah almarhum Didi Kempot.

Aplikasinya masih mendukung perangkat berspek SANGAT rendah


Sangat banyak di luar sana marketplace yang menyediakan aplikasi native yang dapat dipasang langsung di android.

Tapi sayangnya...

...masih sedikit yang mempedulikan perangkat berspesifikasi rendah.

Lain halnya dengan Shopee. Marketplace merakyat ini sangat ramah dengan perangkat dengan spesifikasi yang sangat rendah seperti lenovo A1000, HP yang mempunyai RAM 1GB yang saya gunakan ini.

Dari sana, saya dapat mengatakan kalau Shopee masih peduli dengan penggunanya yang masih memiliki perangkat berspesifikasi rendah.

Fitur COD (Bayar di tempat): Membuat transaksi jauh lebih aman

Sangat banyak penipuan dan hal-hal yang tidak menyenangkan lainnya yang berhubungan dengan transaksi. Tapi begitu ada fitur ini, keamanan bertransaksi  antara pembeli dan penjual bisa lebih aman. Inilah alasan bagi banyak orang termasuk saya memilih membeli barang online di Shopee.

Pengalaman Pengguna/User Experience (UX)


Aspek yang satu ini juga ngga kalah menarik untuk di bahas pada review E Commerce Shopee.

Setelah saya coba bandingkan dengan 2 E Commerce ternama di Indonesia, performa loading website Shopee berada di posisi kedua.

Dalam hal ini (performa loading website), bisa dikatakan, memang Shopee kurang unggul. Tapi di sini saya berasumsi kalau Shopee lebih memprioritaskan aplikasi di Android, mengingat pengguna HP jauh lebih banyak dari pengguna desktop yang mana pengguna desktop sudah pasti hanya bisa mengunjungi website saja.

Review E-Commerce Shopee: Beberapa Hal yang Saya Kurang Suka dari Shopee

Sama halnya dengan koin yang akan selalu memiliki dua sisi. Segala sesuatu yang diciptakan manusia tentu tidak luput dari yang namanya ketidaksempurnaan.

Berbicara soal ketidaksempurnaan, pada E Commerce Shopee, terdapat beberapa hal yang saya tidak suka dan saya harap ini bisa menjadi bahan pertimbangan dan segera ditindak lanjuti oleh pihak Shopee.

Berikut ini adalah beberapa hal yang saya kurang suka dari Shopee:

Kurang direkomendasikan untuk mencari perangkat komputer (VGA)

Banyak para "perakit" PC yang tidak menyarankan membeli perangkat komputer (VGA) di Shopee. Alasannya karena di E Commerce Shopee, terdapat cukup banyak penjual "nakal".

Apa maksudnya?

Penjual nakal yang saya maksud di sini yaitu, para penjual yang nekat menjual VGA palsu di lapak mereka. Harganya pun ngga kira-kira. Bahkan harganya sama persis dengan VGA-VGA yang asli.

Fitur tawar-menawar yang memancing pembeli nakal

Sebenarnya saya suka dengan keberadaan fitur ini. Tapi pada waktu yang sama, saya tidak suka dengan adanya fitur ini karena dengan adanya fitur ini...

...memancing banyak orang memanfaatkan penjual yang kurang teliti.

Seperti apa contohnya? Gambar berikut ini saya dapat langsung dari Facebook seorang Penjual di Shopee.
Apa maksudnya? Di gambar tersebut terpampang jelas kalau "si pembeli nakal" mencoba menawar harga VGA dengan harga yang sangat tidak masuk akal tapi terlihat masuk akal (bagi pembeli yang kurang teliti).

Pada bagian nominal kalau kita lihat, pembeli mencoba membodohi penjual dengan cara menawar VGA tersebut dengan harga Rp 1.750 (seribu tujuh ratus lima puluh rupiah).

Lalu apa masalahnya?

Apabila penjual tidak jeli (dan menganggap angka tersebut sebagai satu juga [sekian-sekian]), maka penjual akan langsung menerima tawaran tersebut dan sudah pasti, penjual akan rugi apabila transaksi tersebut terjadi.

Fitur Shopee Pay yang hanya bisa digunakan untuk "nambahin aja"

Awal kehadiran fitur ini, saya bepikiran kalau fitur ini dapat digunakan untuk membayar barang "sepenuhnya".

Tapi, anggapan saya itu salah. Fitur Shopee Pay hadir hanya untuk menampung cashback yang nantinya cashback tersebut hanya dapat digunakan untuk membayar sebagian kecil dari harga barang.

Andai saja Shopee Pay ini bisa digunakan untuk membayar harga barang "sepenuhnya", tentu saya (dan mungkin banyak orang di luar sana) akan berlomba-lomba mengumpulkan cashback.

Review E Commerce Shopee: Kesimpulan

Dari pembahasan review Ecommerce Shopee seperti yang sudah saya jabarkan di atas, dapat disimpulkan kalau Shopee benar-benar memiliki reputasi yang besar.

Reputasi besar ini bukan hanya karena pencarian berbayar saja, melainkan reputasi tersebut datang dari pencarian organik.

Meskipun Shopee memiliki pencarian organik yang banyak, iklan yang dijalankan Shopee juga nampaknya berhasil mencuri perhatian masyarakat karena jika diperhatikan dari grafik di atas, trafik yang datang dari pencarian berbayar juga sangat besar apabila dibandingkan dengan E-Commerce lain.

Ngomongin soal iklan, usaha ngiklan yang dilakukan oleh Shopee juga menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orang termasuk saya, terutama iklan "ngeprank" yang mengudara beberapa waktu lalu.

Yang tidak kalah penting dari semua aspek di atas, perusahan sebesar Shopee juga ternyata masih mempedulikan penggunanya yang masih menggunakan perangkat berspesifikasi rendah. Itu bisa dibuktikan dari aplikasi androidnya yang bisa berjalan di HP dengan ram 1GB.

Selain kelebihan di atas, kekurangna dari Shopee juga ada dan saya harap bisa dijadikan dipertimbangkan pada waktu mendatang.

Kekurangannya yang paling utama yaitu cukup banyak penjual nakal yang menjual VGA palsu.

Itu tadi dari sisi penjual, dari sisi pembeli, sangat banyak pembeli nakal yang memanfaatkan penjual yang kurang jeli melalui fitur nego.

Kekurangan yang perlu disorot juga keberadaan fitur Shopee Pay yang saya rasa kurang berfungsi karena hanya bisa digunakan untuk membayar sebagian harga dari total harga barang.

Itu dari review E Commerce Shopee dari saya. Saya harap review ini dapat memberi gambaran bagi para pembaca sekalian. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan di dalam penulisan artikel ini.

Akhir kata:

Cukup sekian dan terima kasih.
Related Posts
Arif Santoso
Been becoming a blogger for 6 years, but still lack experience compared with blogger gurus out there.

Related Posts

Posting Komentar